
Sebelum kita mengenal lebih jauh tentang 4G, bagaimana cara kerja 4G, dan macam-macam teknologi 4G yang ada saat ini, alangkah lebih baiknya klo kita mengetahui sejarah dan perkembangan dari teknologi 4G tersebut.
Perkembangan teknologi nirkabel dapat dirangkum sebagai berikut:
Perkembangan teknologi nirkabel dapat dirangkum sebagai berikut:
- Generasi pertama (1G)
Hampir seluruh sistem pada generasi masih menggunakan sistem analog dengan kecepatan yang rendah dan suara (voice) masih sebagai objek utama.
- Generasi kedua (2G)
Pada generasi ini, teknologi komunikasi mulai beralih dari teknologi analog ke teknologi digital. generasi ini merupakan awal dijadikannya standar komersial dengan format digital. kecepatan pada generasi kedua sudah lebih cepat dari generasi yang pertama. Setelah 2G, lahirlah teknologi 2,5G yang merupakan perkembangan dari teknologi 2G. 2,5G ini mengaktifkan layanan kecepatan tinggi transfer data melalui jaringan 2G yang ditingkatkan. Kecepatan transfer data 2,5G mencapai 153 kbps. Teknologi 2,5G yang terkenal adalah GPRS (General Packet Radio Service). Karena dirasa kecepatan transfer data yang diperoleh masih kurang, maka diciptakan suatu teknologi yang merupakan perkembangan dari GPRS yaitu EDGE (Enhanced Data rates for GSM Evolution). Tujuan perkembangan teknologi baru ini adalah untuk meningkatkan kecepatan transmisi data, efisiensi spektrum, dan memungkinkan penggunaan aplikasi-aplikasi baru serta meningkatkan kapasitas. EDGE ini bisa disebut juga dianggap sebagai teknologi 2,75G karena memiliki kecepatan data mencapai 384 kbps, dan secara teori mencapai 473,6 kbps. Secara umum kecepatan EDGE tiga kali lebih besar dari GPRS. Hal ini dimungkinkan karena pada EDGE digunakan teknik modulasi dan metode toleransi kesalahan yang berbeda dengan GPRS, dan juga mekanisme adaptasi pranala yang diperbaiki.
- Generasi ketiga (3G)
Pada generasi ini, pengguna telepon seluler dapat memiliki akses cepat ke internet dengan kecepatan mencapai 2 Mbps dalam kondisi tetap atau bergerak secepat pejalan kaki dan 384 kbps dalam kondisi secepat mobil bergerak. Akses yang cepat ini merupakan andalan dari 3G yang tentunya mampu memberikan fasilitas yang beragam pada pengguna seperti menonton video secara langsung dari internet atau berbicara dengan orang lain menggunakan video (video call). Contoh: W-CDMA (atau dikenal dengan UMTS) dan CDMA2000 1x. 3G merupakan terobosan dalam pengiriman paket data yang memungkinkan berbagai aplikasi jaringan diterapkan. Dengan kata lain, 3G menghadirkan sebuah perubahan evolusioner dalam kecepatan pemindahan data. Setelah 3G, muncullah teknologi 3,5G yang dalam teori mampu memberikan layanan suara, video, maupun akses dengan kecepatan hingga 3,6 Mbps atau sembilan kali lebih cepat dari layanan 3G umumnya. Konten dari teknologi 3,5G tidak jauh berbeda dengan konten dari teknologi 3G seperti video call, mobile video, mobile TV, serta video content. Hanya saja teknologi 3,5G mampu menyuguhkan gambar yang lebih tajam dari gambar yang ditawarkan oleh 3G. Teknologi 3,5G yang terkenal adalah HSDPA (High-Speed Downlink Package Access). Seiring berjalannya waktu, kebutuhan pengguna tidak hanya dalam hal download saja tetapi juga dalam hal upload. Oleh karena itu, lahirlah sebuah teknologi HSUPA yang memiliki kecepatan unggah/uplink hingga 5,76 Mbps.Teknologi generasi keempat (4G) merupakan pengembangan dari keluarga teknologi 3G. Nama resmi dari teknologi 4G ini menurut IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) adalah "3G and beyond". Teknologi 4G ini memiliki kecepatan hingga 100 Mbps dalam mobilitas yang tinggi (dalam kereta api dan mobil) dan 1 Gbps dalam kondisi tetap atau secepat pejalan kaki.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar